Free YouTube views likes and subscribers? Easily!
Get Free YouTube Subscribers, Views and Likes

Komentar Rocky Gerung Soal Perang 'Tampang Boyolali' vs 'Sontoloyo' || ILC (6/11/2018)

Follow
Indonesia Lawyers Club

Rocky Gerung's Comment About 'Tampang Boyolali' vs 'Sontoloyo' War

Pengamat Politik Rocky Gerung mengkritik, tim sukses kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Rocky menjelaskan, menurutnya melebih-lebihkan ucapan Tampang Boyolali dan Sotoloyo merupakan bentuk ketidakmampuan para tim sukses dalam mengolah isu selama kampanye. Apalagi, membawa isu itu ke ranah hukum.

"Ini menurut saya persoalan konyol. Pak Jokowi menyebut dengan tegang tentang Sontoloyo, pak Prabowo dengan hura-hura. Juga kurang kreatifnya tim sukses," kata Rocky di ILC, Selasa malam 6 November 2018.

Rocky menyarankan, untuk tim sukses, hendaknya pasangan calon memilih tim yang mempunyai Intelligence Quotient atau IQ lebih cerdas. Sehingga kampanye yang dilakukan lebih berbobot dan menunjukkan kelebihan pasangan yang diusung.

"Saran saya, jelang pilpres 2019 hendaknya disiapkan tim kampanye yang IQ nya tinggi lah. Jangan sampai terjebak dan memanipulasi kalimat," ucapnya.

"Tahun politik ini normal metafor seperti itu. Jangan sedikit-sedikit dianggap delik aduan, momentum politik segala macam kalimat sebagai politis," tambahnya. Pakar Hukum: Harus Ada Jawaban dari Pemerintah Soal E-KTP Tercecer. Adu Strategi Jokowi - Prabowo Hapus Pengangguran. Mana yang Masuk Akal? #KupasGagasan. Pidato Prabowo 'Tampang Boyolali' Berbuntut Kecaman. Lagi, Amien Rais 'Sentil' Pemerintah || Apa Kabar Indonesia Malam (17/12/2018). Pernah Jadi Dosen Pembimbing Dian Sastro, Rocky Gerung: Dian Sastro Juga Gila, Otaknya Tajam. MUSISI AMERIKA MASUK ISLAM - MUSIK DAN POPULARITAS ADALAH AGAMAKU SEBELUMNYA. KUBU PRABOWO DI BIKIN NAIK D4RAH. Mengaku Bukan Dosen UI, Rocky Gerung Sebut Filsafat UI Dipimpin Profesor yang Tak Paham Filsafat. Politikus 'Sontoloyo', Apa Maknanya? Ini kata Budayawan Prie GS. Papua, Tidak Bisa Diselesaikan dengan Hanya Membangun ~ Fahri Hamzah bersama Mahasiswa Prancis.

posted by riverisceu4


Recommended